Contoh Jurnal Internasional PDF Pendidikan Manajemen

Diposting pada

https://drive.google.com/file/d/0B8XZre34ywGLbWtvak1YRDF0NXM/view?usp=sharing
     
https://drive.google.com/file/d/0B8XZre34ywGLbWtvak1YRDF0NXM/view?usp=sharing

PENDAHULUAN

Departemen (Kementerian) Pendidikan Republik Indonesia telah banyak buat projek menambahkankualitas pendidikan di Indonesia, ada yang berupapengembangan tipe baru sistempersekolahan, ada yang berupapengembangan kualitas sekolah (pendidikan) dengan cara detilatau komprehensif, ada pula yang berupapengembangan tipe kurikulum, tipe manajemen (pengelolaan) sekolah, dan menambahkankualitas SDM (guru dantenaga kependidikan) . Pengembangan tipe sistem persekolahan misalnyaProyek Pengembangan Sekolah Pembangunan dengan memakaisistem modul dalam kesibukanpendidikannya, pengembangan sekolah terbuka (SD Terbuka, SMP Terbuka) yang anggota peluang  anak-anak daerah terpencil bersekolah resmi di derahnya, tidakdi sekolah (sekolah induk) , pengembangan kelas akselerasi yangberikanlah kesempatananak-anak cerdas untuk mendapatkansaat pendidikan lebih pendek di banding yangbiasa-biasa saja, dan Jurnal Internasional |
Manajemen Pendidikan 75 pengembangan pendidikan sistem inklusif yang berikan kesempatan pada anak-anak luar umum (berkebutuhan privat) untuk bersekolah bersamaan dengan anak-anak normal. Pengembangan kualitas sekolah (pendidikan) misalnyamelalui pengembangan sekolah tipe, yaitudengan tingkatkan satu sekolah sebagai sekolah percontohan dengan diberikan bermacam serviceyang ideal untukdicontoh oleh sekolah-sekolah di sekitarnya, pengembangan gugus sekolah inti dan sekolah imbas (salah satunya melaluiPrimary Education Quality Improvement Project atau PEQIP, yaitumenambahkan mutu pendidikan di sekolah basic) . Ini akan di uraikan lebih luas di bawah. Pengembangan tipe kurikulum salah satunya berupaperubahan kurikulum dari berbasis pengetahuan jadi berbasis kompetensi (KBK) . Kurikulum (materi pelajaran) disusun berdasarkan pada kompetensi (kemampuan, kecakapan keterampilan) yang bakaldicapai (di idamkan bisa dicapaioleh peserta didik) . Pendekatan ini lazimnya digunakandi lembaga pendidikan kejuruan, tetapi lantasdiberlakukan ke seluruhnya jejeran pendidikan dari SD s/d perguruan tinggi, termasuk sekolah-sekolah yang termasuk grup “sekolah menengah umum” yangsebenarnya makinbanyak berbasis pengetahuan. Tipe KBK ini, berbarengan dengan semangat desentralisasi dalam pengelolaan pendidikan, “dimodifikasi” (sesungguhnyahanya manajemennya) jadi pengembangan kurikulum di tingkat group (unit organisasi) pendidikan atau KTSP. Dengan kata lain, dari pengembangan kurikulum sentralistik di tingkat pusat organisasi pendidikan (Depdiknas/Kemendiknas) jadi pengembangan
kurikulum desentralistik di tingkat sekolah.


https://drive.google.com/file/d/0B8XZre34ywGLbWtvak1YRDF0NXM/view?usp=sharing

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *